Visa jangka panjang ini diberikan kepada semua siswa asing yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi di Prancis, baik negeri maupun swasta; dan sifatnya wajib bagi mereka yang akan menetap di Prancis lebih dari 90 hari.

Masa normal berlakunya visa pelajar jangka panjang (VLS-TS) adalah satu tahun, kecuali dalam kondisi tertentu dimana masa berlaku visa yang dikeluarkan memiliki durasi lebih pendek untuk beberapa kasus tertentu.

Prosedur permohonan Visa Pelajar Jangka Panjang VLS-TS

Visa pelajar jangka panjang (VLS-TS) tidak dapat diproses oleh Service Visa - Kedutaan Besar Prancis di Indonesia apabila siswa yang mengajukan tidak terlebih dahulu melaksanakan prosedur CEF melalui Campus France.

Setelah menyelesaikan tahapan wawancara pada evaluasi akademik dengan Campus France, maka para siswa dapat melanjutkan prosedur pengajuan visa di kantor TLS Contact dengan terlebih dahulu membuat akun secara online (melalui website : https://fr.tlscontact.com/id/JKT/index.php) untuk memilih jadwal penyerahan dokumen. Kemudian siswa tersebut dapat menyerahkan dokumen persyaratan pembuatan visa ke kantor TLS Contact pada hari dan jam yang sesuai dengan pilihan.

Untuk mempersiapkan dokumen persyaratan pembuatan Visa Pelajar Jangka Panjang (jangka waktu lebih dari 90 hari), silakan lihat persyaratannya pada lampiran di bagian bawah halaman ini yang bertuliskan "Persyaratan Visa Jangka Panjang".

Biaya pembuatan Visa Pelajar Jangka Panjang adalah sebesar 50 euro yang dibayarkan dalam bentuk uang rupiah (sekitar 800.000 rupiah) pada hari yang sama dengan hari penyerahan dokumen di kantor TLS Contact.

Alamat dan jam operasional Kantor TLS Contact :

 Menara Anugerah Lantai 3 Lingkar Mega Kuningan Jakarta (bersebelahan dengan gedung Kedutaan Besar Thailand). Kantor TLS Contact buka pada hari dan jadwal berikut :

  • Senin s/d Jumat pukul 08.00 - 12.00 di pagi hari
  • 13.00 - 16.00 di sore hari (khusus hari Jumat 13.30 - 16.00) 

Langkah awal permohonan VLS-TS

Sebelum melakukan permohonan VLS-TS, sangat penting bagi siswa untuk mengetahui prosedur yang diikuti untuk mendaftar ke berbagai institusi pendidikan tinggi negeri maupun swasta di Prancis. Tanpa adanya surat penerimaan dari institusi pendidikan tinggi negeri Prancis, maka Service Visa - Kedutaan Besar Prancis di Indonesia tidak dapat mengeluarkan visa.

Siswa asing yang mendaftar di tahun pertama atau tahun kedua pada jenjang S1 (Licence) harus mengikuti prosedur Demande d'Admission Prealable (DAP) : pada periode bulan November sampai pada batas waktu akhir di bulan Januari tanggal 20. Pendaftaran universitas dilakukan secara online melalui situs CEF Etudes en France. Prosedur permohonan visa hanya dapat dilakukan apabila siswa sudah mempunyai surat penerimaan pra-pendaftaran.

Dalam kasus lain, siswa dapat melakukan kontak langsung dengan institusi pilihannya untuk mendapatkan surat pra-pendaftaran. Kemudian siswa harus mengirimkan formulir permohonan visa bersamaan dengan dokumen yang diminta ke konsulat yang ditentukan.

Kriteria Penilaian untuk Permohonan Visa Pelajar Jangka Panjang (VLS-TS)

 Kriteria penilaian secara "akademik" telah ditetapkan oleh beberapa Kementerian (Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi), per 27 Januari 2006. 

Harus memperhatikan beberapa kriteria secara general, seperti : a. Kemungkinan keberhasilan siswa dalam pendidikannya di Prancis b. Kemungkinan kontribusi siswa pada perkembangan ekonomi dan sosial negara asalnya c. Ketertarikan siswa tersebut akan Prancis, dan kerjasamanya dengan negara yang berhubungan dengan Prancis.

Berikut beberapa kriteria yang lebih spesifik :

Kriteria 1 : Level yang dicapai oleh kandidat dalam studinya di institusi pendidikan tinggi di Prancis, dengan prioritas bagi siswa yang terdaftar untuk jenjang S2 (Master) / S3 (Doktorat), lulusan SMA Prancis, siswa yang diterima di kelas persiapan dan siswa yang mendaftar pada jurusan pendidikan khusus dengan durasi perkuliahan yang singkat (IUT, STS).

Kriteria 2 : Kualitas kurikulum pendidikan, termasuk mengumpulkan informasi dan mengkomunikasikan kepada institusi Prancis mengenai "informasi spesifik yang diputuskan secara mandiri untuk melakukan prosedur pra-pendaftaran sesuai dengan kualitas dari isntitusi dan program yang diambil oleh para kandidat", juga untuk keunggulan nilai dan pernyataan yang telah dilakukan sendiri oleh para siswa, serta konsistensi dari proyek mobilitas mereka dengan kurikulum sebelumnya.

Kriteria 3 : Kerangka institusional pada proyek mobilitas, dengan prioritas yang diberikan kepada siswa dalam kerangka perjanjian kerja sama antara institusi nasional dan institusi Prancis, ditujukan pada siswa penerima beasiswa pemerintah Prancis dan siswa yang berhasil mengikuti program bersertifikat yang sesuai atau yang diterbitkan oleh institusi Prancis.

Kriteria 4 : Program linguistik, dengan kontrol level kemampuan bahasa Prancis yang dimiliki oleh kandidat, tanpa memperhitungkan potensi akademik yang dianggap penting.

Tiga kriteria lain, yang tidak berkaitan dengan penilaian visa siswa adalah : a. Tidak adanya ancaman terhadap keamanan dan ketertiban umum b. Data-data autentik (ijazah dan transkrip nilai) c. Justifikasi dari sumber pendanaan studi

Poin terakhir mengenai justifikasi (surat bukti) sumber pendanaan studi adalah bergantung pada pernyataan visa (pihak CESEDA tidak menyebutkan jumlahnya secara pasti). Minimal jumlah keuangan yang harus ditunjukkan siswa biasanya mengacu pada 70% dari jumlah alokasi bulanan yang dibayarkan kepada para penerima beasiswa Pemerintah Prancis, yaitu sekitar 615 euro. Dalam hal ini, pihak Service Visa-lah yang berhak atas penilaian jumlah keuangan tersebut dan berhak meminta dokumen tambahan apabila diperlukan.

Semua dokumen pengajuan visa pelajar jangka panjang (VLS-TS) diserahkan secara langsung oleh siswa yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan karena peraturan terbaru dari UNI EROPA mengharuskan para kandidat untuk biometrik dengan melakukan foto dan rekam sidik jari.

Langkah Pengurusan OFII (Office Francais d'Immigration et d'Integration) / Proses Imigrasi

Pada saat visa diberikan kepada siswa, konsulat juga akan melampirkan formulir yang ditujukan untuk permohonan surat OFII beserta satu lembar informasi tambahan. Kemudian, siswa harus melakukan beberapa prosedur di kantor OFII di Prancis.

Secara khusus, pada saat tiba di Prancis, siswa harus mengirimkan dokumen di bawah ini melalui jenis surat tercatat ke kantor OFII setempat dengan tanda terima : a. Formulir permohonan OFII yang telah disetujui dan distempel oleh konsulat visa, b. Foto kopi paspor pada halaman yang berisi informasi identitas diri, foto kopi halaman dimana terdapat visa, dan foto kopi halaman dimana terdapat stempel masuk ke Prancis atau negara Schengen. Begitu pihak kantor OFII menerima dokumen yang telah dikirimkan siswa, maka direktorat teritorial OFII akan mengirimkan surat tanda terima (attestation de reception) ke alamat yang diberikan oleh pemohon dan akan memberikan surat untuk kunjungan ke kantor OFII.

Kasus khusus :

  1. Siswa yang mengikuti pendidikan di institusi yang terletak di kota Paris harus menyerahkan dokumen OFII ke resepsionis yang terletak di Cite International Universitaire de Paris (CIUP) dengan alamat : 17 Boulevard Jourdan, 75014 Paris 
  2. Ada beberapa institusi (beberapa universitas) yang bekerja sama dengan kantor OFII, yang mana dokumen dapat diserahkan di kantor bagian mahasiwa internasional di institusi tersebut. Sangat disarankan kepada para siswa untuk terlebih dahulu mencari informasi terkait hal ini sebelum berangkat ke Prancis. 

Dalam semua kasus, bea/pajak yang harus dibayarkan untuk mengurus dokumen di kantor OFII ini adalah 60 euro. Bea/pajak tersebut dibayarkan dalam bentuk pembelian materai fiskal "OMI" atau "ANAEM". Materai tersebut dapat diperoleh :

  • Melalui situs : www.timbresofii.fr 
  • Di beberapa kios Tabac 
  • Di kantor pajak

Untuk informasi lebih lengkap dan lebih lanjut, para siswa dapat secara langsung berkonsultasi dengan bagian penerimaan siswa di institusi/universitasnya.