Perubahan Status dari Mahasiswa Asing ke Karyawan di Prancis

 
Surat Edaran Tanggal 30 Mei 2012 Memudahkan Pengurusan Ijin Tinggal Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja

Dengan titel ijin tinggal sebagai “pelajar”, para mahasiswa asing tidak dimungkinkan bekerja secara formal. Banyak dari mereka yang telah menyelesaikan studinya di Prancis berharap dapat bekerja di perusahaan-perusahaan dalam kontrak jangka panjang maupun jangka pendek. Untuk itu mereka harus mengajukan perubahan status ijin tinggal, dari “pelajar” menjadi “karyawan”.

Prosedur perubahan status ijin tinggal ini harus melalui peraturan yang sangat sulit dan rumit akibat dikeluarkannya surat edaran Menteri Dalam Negeri tertanggal 31 Mei 2011. Namun, berkat komitmen Presiden Prancis yang baru, surat edaran itu dibatalkan dengan dikeluarkannya surat edaran baru tertanggal 31 Mei 2012, yang memudahkan mahasiswa asing dalam pengurusan permohonan perubahan status ijin tinggal mereka.

Mahasiswa asing dapat mengajukan permohonan ijin tinggal sementara tanpa perlu menyertakan surat tanda kelulusan mereka dari universitas. Ijin tinggal sementara ini berlaku selama 6 bulan dan diberikan terhitung sejak tanggal kelulusan mereka. Sedangkan permohonan perubahan status “pelajar” menjadi “karyawan” dapat diajukan bila yang bersangkutan sudah mendapatkan kerja atau kepastian untuk dipekerjakan di sebuah perusahaan Prancis. Berkas-berkas yang diperlukan untuk memroses perubahan status ini akan di pelajari oleh Badan Tenaga Kerja Asing secara mendetail dan dinilai berdasarkan kecocokan antara pekerjaan yang diterima dengan bidang studi yang dipelajari di universitas. Pengurusan ijin tinggal ini hanya memerlukan waktu selama 2 minggu bila berkas-berkas persyaratan sudah lengkap. Proses tersebut dilakukan secara cepat agar yang bersangkutan tidak kehilangan pekerjaan yang sudah didapatkan atau dijanjikan kepadanya. Bila semua persyaratan untuk mendapatkan ijin tinggal tahunan masih lengkap, maka ijinnya dapat diperpanjang selama masa kerjanya masih berlangsung.

Pemeriksaan berkas secara mendetail didasarkan atas beberapa kriteria yang diantaranya adalah 1) perusahaan Prancis yang ingin merekrut tenaga kerja asing, dalam hal ini mahasiswa, memiliki kantor atau saham di negara asal mahasiswa tersebut; 2) pendidikan mahasiswa asing tersebut ditanggung oleh perusahaan Prancis yang ingin merekrutnya selepas akhir studinya.

Perubahan kebijakan ini terjadi karena Pemerintah Prancis mengganggap penting kehadiran para mahasiswa asing di negerinya. Sebagai timbal balik, Prancis ingin memberikan kesempatan kepada mahasiswa asing untuk mendapatkan pengalaman kerja pertama mereka di Prancis.