Artikel terbaru yang dikutip dari situs web Prasetya Online mengenai kunjungan CampusFrance Indonesia ke Universitas Brawijaya.
Ki-ka: Flora Stienne, Prof. Dr. Ir. Ifar Subagiyo, Siska Martina

Anda ingin belajar di Prancis?belajarlah dulu Bahasa Prancis. Setidaknya itulah slogan yang diusung oleh Campus France Indonesia (CFI) pada saat melakukan sosialisasi sejumlah perguruan tinggi Prancis di ruang sidang lantai 8, Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Kamis (26/4).

CFI yang merupakan badan nasional non profit dan didirikan pada tahun 1998, saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan sekolahnya di perguruan tinggi yang ada di Prancis.

Penanggung jawab Campus France Surabaya (CFS), Siska Martina mengatakan ada beberapa alasan kenapa memilih Prancis menjadi salah satu tujuan pendidikan, yaitu kualitas hidup di Prancis yang baik, kekuatan budaya negara Prancis yang bisa dilihat melalui hasil seni dan arsitekturnya, serta biaya kuliah yang tergolong rendah.

Selama kuliah di perguruan tinggi Prancis, maka para siswa bisa mendapatkan bantuan dari Caisse d'Allocations Familiales (CAF), yang merupakan badan milik Pemerintah Prancis yang bertugas memberi manfaat sosial terutama untuk pemberian subsidi tempat tinggal bagi seluruh siswa tanpa terkecuali (baik siswa Prancis maupun siswa asing).

Sementara itu, dalam mempersiapkan pendidikan di negara Prancis, calon siswa yang berasal dari luar negeri terutama Indonesia harus mempunyai bekal dan kemampuan dalam bahasa Prancis. Kemampuan dalam berbahasa Prancis memang menjadi persyaratan, karena masyarakat Prancis terkenal sebagai warga yang menghormati tradisinya terutama dalam penggunaan bahasa ibu.

''Kemampuan dalam berbicara Prancis ini bisa dilatih mulai sekarang lewat beberapa lembaga pendidikan bahasa Prancis, seperti Campus France Indonesia yang ada di Surabaya. Bagi siswa yang sudah menempuh pendidikan selama satu tahun, maka berhak mengikuti ujian internasional untuk mendapatkan ijazah DELF dan DALF yang akan berlaku seumur hidup,'' kata Siska menambahkan.

Sebagai informasi DELF merupakan ijazah Bahasa Prancis tingkat dasar. Sedangkan ijazah DALF adalah ijazah Bahasa Prancis tingkat mahir. Keduanya merupakan ijazah resmi yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan Nasional dan Pendidikan Tinggi Prancis yang berlaku seumur hidup dan diakui secara internasional baik di dunia kerja maupun pendidikan. Informasi selengkapnya bisa dilihat di www.indonesia.campusfrance.org.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua International Office  Prof. Dr. Ir. Ifar Subagiyo, mengatakan saat ini pemerintah Indonesia sedang menggalang kerjasama dengan pemerintah Prancis lewat Dikti dan Diknas di bidang pendidikan lewat pengiriman dosen dan mahasiswa Indonesia untuk belajar di perguruan tinggi negara Prancis.

''Peluang orang Indonesia untuk belajar di Prancis sangat terbuka lebar,'' kata Prof. Ifar.

Source: 
Situs web Prasetyo Online - Universitas Brawijaya, Malang